Pastiya sehat selalu bukan?. kakak mau sharing kegiatan nih, semoga kalian semua pembaca dapat terbawa dalam suasana cerita dibawah ini. Selamat membaca...
Pada awal 2003, Menjamurnya anak jalanan dikota-kota besar dan banyaknya permasalahan anak lainnya membuat LSM lokal maupun internasional turut menjamur di Indonesia, tidak terkecuali di Jakarta sebagai ibu kota Negara dan juga ibu kota masalah sosial. Dalam menghadapi masalah yang ada beberapa LSM mencoba membuat jaringan agar kinerja satu LSM dengan LSM lain saling mendukung, bahkan beberapa LSM mempunyai program yang sama dengan Rumah Singgah sebagai pusat anak. Hal ini mendukung adanya pertemuan Forum komunikasi rumah singgah sebagai wadah untuk para pekerja sosial berjejaring.Selain forum komunikasi rumah singgah, ada juga forum anak atau temu anak sebagai wadah anak-anak binaan rumah singgah untuk saling bertemu, berdiskusi dan saling memberikan masukan atas setiap masalah yang dihadapi di rumah singgah masing-masing.
Hai-hai hai... Kemarin (Minggu, 30 Maret 2014) Forum Anak Gunungkidul bersama PKM UGM, bersama Forum Anak Desa Jetis, Sanggar Anak Cakrawala, SMKN 2 Yogyakarta English Club, dan Karang Taruna berkegiatan bersama dengan menghadirkan "Teachers For A Day" Mr. Quinten Hodson and his wife Mrs. Anya Hodson bersama anak-anak di Jetis, Saptosari, Gunungkidul. Kita sharing dan belajar banyak mengenai kebudayaan Australia dan sebaliknya kita juga memainkan permainan tradisional 'Cublak cublak suweng' dan 'Darimati'. It was a wonderful day! Kegiatan akan dilanjutkan Minggu, 27 April 2014 di Balai Desa Jetis, Saptosari, Gunungkidul, DIY.Terimakasih semua.